AHLAN WA SAHLAN

Sabtu, 28 Januari 2017

Tips Saat Bercanda Seorang Muslim

Tips Saat Bercanda Seorang Muslim


Tips bercanda seorang muslim


1. Hendaknya percandaan tidak mengandung nama Allah, ayat-ayatNya, Sunnah rasul-Nya atau syi`ar-syi`ar Islam.

Karena Allah telah berfirman tentang orang-orang yang memperolok-olokan shahabat Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam, yang ahli baca al-Qur`an yang artimya:

“Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan), tentulah mereka menjawab: “Sesungguh-nya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja”. Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?”. Tidak usah kamu minta ma`af, karena kamu kafir sesudah beriman”. (AtTaubah: 65-66).

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis


2. Hendaknya percandaan itu adalah benar tidak mengan-dung dusta.

Dan hendaknya pecanda tidak mengada-ada cerita-cerita khayalan supaya orang lain tertawa. Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda: “Celakalah bagi orang yang berbicara lalu berdusta supaya dengannya orang banyak jadi tertawa. Celakalah baginya dan celakalah”. (HR. Ahmad dan dinilai hasan oleh Al-Albani).

3. Hendaknya percandaan tidak mengandung unsur menyakiti perasaan salah seorang di antara manusia.

Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda:

“Janganlah seorang di antara kamu mengambil barang temannya apakah itu hanya canda atau sungguhsungguh; dan jika ia telah mengambil tongkat temannya, maka ia harus mengembalikannya kepadanya”. (HR. Ahmad dan Abu Daud; dinilai hasan oleh Al-Albani).

4. Bercanda tidak boleh dilakukan terhadap orang yang tidak bisa bercanda atau tidak dapat menerimanya, atau yang dikhawatirkan akan menimbulkan permasalahan

5. Bercanda tidak boleh dilakukan terhadap perempuan yang bukan mahrammu.

Hal ini yang mestinya dihindari kaum muda sampai aktivis. Meskipun dalam rapat atau dalam suatu kepentingan kelompok maka hendaknya berbicara sesuai kepentingan saja. Bukan kepentingan dibuat buat atau bercanda dibuat buat.

6. Hindari bercanda yang meng-Ghibah orang lain


Karena hal tersebut masuk dalam hal Ghibah di hadits yang lain dikatakan orang yang meng-Ghibah seperti memakan bangkai saudaranya.


Semoga Bermanfaat ..
Like & Share agar bermanfaat untuk orang lain ..

Wallahu A'lam
Dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar