AHLAN WA SAHLAN

Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan Umum. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Februari 2017

Sejarah Pergerakan Mahasiswa di Indonesia

Sejarah Pergerakan
Mahasiswa di Indonesia




“Muda adalah Perubahan, Muda adalah pergerakan, Muda adalah Perlawanan, Melawan atau tertawan”

Pemuda atau Mahasiswa adalah salah satu pembawa perubahan pada sebuah peradaban, maka mengetahui sejarah pergerakan mahasiswa adalah suatu yang harus diketahui mahasiswa.


Era I : Masa sebelum Kemerdekaan

       Serikat Dagang Islam à Serikat Islam (1905)
       Budi Oetomo (1908) àTri Koro Dharmo à Jong Java
       Partai Hindia (1912)
       Jong Sumateranan Bond (1917), Jong Celebes (1918)
       Jong Islamieten Bond
       Perhimpunan Indonesia dan Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia
       Study Club di Surabaya & Bandung
       Himpunan Profesi dan Kesenian


Era II : Pasca Kemerdaan – G 30 S

       HMI (1947)
       PMKI (1947), PMKRI (1948)
       Sosialis : Serikat Mhs Jakarta, Ikatan Pelajar Indonesia à Ikatan Pelajar-Pelajar Indonesia (1948)
       Nasionalis : GMNI
       Komunis : CGMI
       DEMA à PPMI (1955) à MMI
       PMII (1960 à 1970)
       IMM (1964)
       KAMI – “HMI” à penguat kekuasaan Soeharto


Era III : Pasca G 30 S – 80 an

       Moral Force – Soe Hok Gie
       Petisi 24 Oktober (1973)
       Malari (15 Januari 1974)
       Aksi-aksi mahasiswa di Jakarta-Bandung-Yogya-Surabaya menolak kekuasaan Soeharto(1978)


Era IV : 80 an – Reformasi

       NKK-BKK (80-an) à gerakan mhs “tertidur”à kelompok-kelompok diskusi (usroh & new left)
       Perpecahan HMI à HMI DIPO & HMI MPO (1986)
       Pembungkaman gerakan mhs, muncul third party (lembaga intern kampus àLDK)
       Kelemahan LDK à pengaruh internal tak mengglobal à Sarasehan LDK (16 LDK) di Pesantren Budi Mulia Yogyakarta
       Dilanjutkan di UNAIR, ITB, terakhir di Solo à FSLDK
       Gerakan “melingkar” à aksi ribuan mahasiswa tolak SDSB, kasus perang teluk, tragedi Bosnia
       Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi à Perhimpunan Rakyat Demokratik à Partai Rakyat Demokratik (PRD)
       Sabtu Kelabu 27 Juli 1996
       Februari – Mei 1998
       KAMMI (1998)
       Sosialis : FORKOT, Aldera, Famred


Era V : Reformasi - ?

       Rembuk Mhs Nasional Indonesia (RMNI) à Liga Mhs Nasional untuk Demokrasi (LMND)
       BEM
       Gema Pembebasan (2003)
       BKLDK (2004)
       Forum Pemuda Mhs Islam (2007) à bauran visi gerakan à bubar


Pakai Almamatermu, Angkat Toa mu, Lawan Kebiadaban !! Lawan Penindasan !! Lawan Kezaliman Ketika Rakyat menjadi Tumbal Demokrasi ..


Rabu, 01 Februari 2017

PERFORMANCE & COMMUNICATION Cara Meningkatkan Performa dan Komunikasi

PERFORMANCE & COMMUNICATION
Cara Meningkatkan Performa dan Komunikasi



KOMUNIKASI

Segala bentuk aktifitas seseorang untuk menyampaikan pesan pada orang lain. Proses penyampaian lambang-lambang berarti (pesan) dari seorang komunikator kepada komunikan untuk menghasilkan efek tertentu.

PERFORMANCE

Keseluruhan citra diri, meliputi ekspresi wajah dan bahasa tubuh serta bahasa verbal.

COMMUNICATION SKILL

“Communication is the most important skill in the life”_Stephen Covey 
  1. Mendengar dengan efektif.
  2. Membuat dokumen dengan ejaan dan kalimat yang tepat.
  3. Mengajukan pertanyaan  yang tepat saat berhadapan dengan klien.
  4. Mengorganisir informasi ke dalam kalimat dan paragraph.
  5. Menggunakan tata bahasa yang baik.
  6. Kemampuan menulis.

TUJUAN KOMUNIKASI

  1. UNTUK MEMPENGARUHI ATAU MENDAPATKAN AKSI.
  2. UNTUK MEMBERI INFORMASI.
  3. UNTUK MENANAMKAN KESAN DAN MEYAKINKAN.
  4. UNTUK MENGHIBUR.

JENIS KOMUNIKASI

          KOMUNIKASI INTRAPERSONAL (berbicara dengan diri sendiri)
          KOMUNIKASI INTERPERSONAL (antara dua orang).
          KOMUNIKASI GRUP ATAU GENERAL (yang dikenal dengan public speaking)

VERBAL & NON VERNAL COMMUNICATION

VERBAL:

          Berbicara dan menulis
          Mendengarkan dan membaca

NON VERBAL:

          Bahasa isyarat
          Ekspresi wajah
          Sandi
          Symbol-simbol
          Pakaian
          Warna dan intonasi suara

EFEKTIFITAS KOMUNIKASI

          7% kata-kata
          38% nada suara
          55% Bahasa tubuh

5 KOMPONEN KOMUNIKASI

          Komunikator (Communicator ), penyampai pesan.
          Pesan (message), lambang-lambang berarti yang disampaikan.
          Saluran/media, sarana yang digunakan.
          Komunikan (communican), penerima pesan
          Efek (Effect ), segala perubahan dalam diri komunikan yang ingin dicapai. Baik perubahan pengetahuan (koginitif), perubahan perasaan (afektif) dan perubahan prilaku (konatif/behavioural).

5 (LIMA) SASARAN POKOK DALAM PROSES KOMUNIKASI

  1. Membuat pendengar mendengarkan apa yang kita katakan (atau melihat apa yang kita tunjukkan kepada mereka).
  2. Membuat pendengar memahami apa yang mereka dengar atau lihat.
  3. Membuat pendengar menyetujui apa yang telah mereka dengar (atau tidak menyetujui apa yang kita katakan, tetapi dengan pemahaman yang benar).
  4. Membuat pendengar mengambil tindakan yang sesuai dengan maksud kita dan maksud kita bisa mereka terima.
  5. Memperoleh umpan balik dari pendengar.

MATRIK TUJUAN DAN KESULITAN DALAM PROSES KOMUNIKASI

TUJUAN : MENDENGAR
KESULITAN
-       Orang sulit memusatkan perhatian baik pada kata yang tertulis maupun terucap untuk waktu yang lama
-       Ormemiliki perhatian pada apa yang bagi mereka tampak kurang pentingang kurang

TUJUAN : MEMAHAMI
KESULITAN
-       Orang memiliki asumsi berdasarkan pengalaman masa lalunya
-       Orang sering tidak memahami jenis bahasa yang dipakai pembicara
-       Orang lebih mudah salah mengerti saat mereka mendengar tanpa melihat
-       Orang sering sudah menarik kesimpulan padahal kita belum selesai bicara.

FAKTA RASA TAKUT BERBICARA DIDEPAN PUBLIK

          Anda tidak unik jika takut berbicara didepan publik.
          Sejumlah tertentu demam panggung berguna.
          Banyak pembicara profesional belum sama sekali lepas dari demam pangung.
          Penyebab utama rasa takut karena tidak terbiasa berbicara di depan publik.

PERSIAPKAN DENGAN CARA YANG TEPAT

          Jangan menghafal pembicaraan kata demi kata.
          Kumpulkan dan susun ide-ide Anda sebelumnya.
          Berlatih di depan teman-teman Anda.

TETAPKAN DALAM PIKIRAN UNTUK SUKSES

          Tenggelamkan diri Anda pada subyek.
          Jauhkan diri Anda dari dorongan negatif yang mungkin mengganggu Anda (takut salah tata bahasa dll)
          Berikan diri Anda pembicaraan yang bersemangat.

BERSIKAP PERCAYA DIRI

“ Aksi tampak seperti mengikuti perasaan, namun sebenarnya aksi dan perasaan berjalan seiring; dan dengan mengatur aksi langsung di bawah kontrol kemauan, secara tidak langsung kita dapat mengontrol kemauan” (Psikolog: Prof. William James)

          Kemampuan mengatasi rasa takut berpidato memiliki nilai transfer yang besar tehadap segala sesuatu yang kita lakukan.
          Tarik nafas dalam-dalam 30 detik sebelum menghadapi audiens.
          Tatap mata Audiens.
          Bersikaplah seolah-olah (untuk merasa berani. Bersikaplah seolah-olah berani)

SIMULASI/DEMONTRASI
5 MENIT OLEH SEORANG Pemula
(Menyampaikan sebuah ide di depan kawan-kawannya)

MEMBUAT PEMBICARAAN YANG MEYAKINKAN

  1. Miliki rasa percaya diri
  2. Dapatkan respon “YA”
  3. Bicara dengan antusiasme yang mudah menular.
  4. Tunjukan rasa hormat & kasih sayang pada audens.
  5. Mulai dengan sikap yang ramah.

HUKUM KOMUNIKASI EFEKTIF

          Respect; sikap menghormati dan menghargai orang lain (”There will be no RESPECT without TRUST, and there is no trust without INTEGRITY” )
          Empathy; kemampuan kita untuk menempatkan diri kita pada situasi atau kondisi yang dihadapi oleh orang lain ”Seek first to understand then be understood to build the skills of emphatetic listening that inspires openness and trust.” (Stephen Covey)
          Audible; dapat didengarkan atau dimengerti dengan baik
          Clarity; harus jelas sehingga tidak menimbulkan multi interpretasi atau berbagai penafsiran yang berlainan. Tergantung pada kualitas suara dan bahasa yang digunakan.
          Humble; sikap rendah hati (tidak sombong & menganggap diri penting)

SENI KOMUNIKASI

  1. Berbicara tentang sesuatu yang Anda peroleh dari pengalaman atau belajar.
  2. Berikan sentuhan kesadaran diri.
  3. Jangan meniru orang lain, jadilah diri sendiri.
  4. Libatkan perasaan dalam pembicaraan (perasaaan berada pada pekerjaannya)
  5. Latihan membuat suara kuat dan fleksibel.

DAPATKAN PERHATIAN SEGERA

          Mulailah dengan insiden atau contoh.
          Munculkan ketegangan (buat audiens penasaran).
          Sampaikan fakta yang menarik perhatian.
          Bersikap antusias.
          Bersikap tulus (hindari ucapan yang mencela atau humor yang menyindir).
          Memberi pujian.
          Sebut nama.

MEMBANGUN KOMUNIKASI EFEKTIF

  1. KONTAK MATA
  2. EKSPRESI WAJAH
  3. POSTUR TUBUH

KONTAK MATA

          Memanipulasi bola mata, mata alis dan alis akan dapat menangkap pesan-pesan non verbal.
          Tatap mata dengan bersahabat
          Mata haruslah memancarkan rasa percaya diri, kesungguhan, jujur & bersahabat.
          Mata harus mengatakan “saya senang berbicara dengan Anda”
          Hindari pandangan kosong.
          Hindari pandangan dingin, kaku dan sombong.

EKSPRESI WAJAH

“Jika kegembiraan spontan hilang, maka bersikap dan berbicaralah seolah-olah kegembiraan itu ada, jika ini tidak bisa membuat Anda merasa gembira, tidak akan ada yang bisa melakukannya” (Psikolog: Prof. William James)

PENTING BELAJAR MENGGUNAKAN OTOT-OTOT WAJAH KITA UNTUK MENGUNGKAPKAN APA YANG KITA KEHENDAKI DENGAN TEPAT.


POSTUR TUBUH

          Berdiri tegak.
          Badan menghadap pada komunikan.
          Gerak tubuh, tidak over acting.
          Gerakan tangan berfungsi membantu memperjelas dan menekankan ide kita.




SUMBER:
  1. Cara Cepat dan Mudah Berbicara Efektif, DALE RANEGIE
  2. Bahan Serahan Pelatihan PR ABHISEKA Jogjakarta
  3. Dasar-dasar Public Relations, Sr. Maria Assumpta Rumanti OSF


Berfikir Tentang Banjir

Berfikir Tentang Banjir



1. Keumuman, Banjir disebabkan hutan gundul



2. Mengapa Hutan bisa Gundul ??
Karena ada penebangan liar di seluruh sektor hutan



3. Mengapa bisa ada penebangan Liar ??
Karena ada korporat (orang/perusahaan swasta) yang menguasai hutan, bagi mereka hutan tak lain hanya sebuah kebun



4. Mengapa bisa ada korporat yang menguasai hutan ??
Karena diperbolehkan dalam demokrasi



5. Apakah selain demokrasi Korporat menguasai hutan diperbolehkan ??
Dilarang, di dalam Islam air (sumbermata air), api (pertambangan) dan padang gembalaan (hutan) adalah milik umat, tidak boleh dimiliki individu





 Semoga bermanfaat ..

Minggu, 29 Januari 2017

Nasihat Tentang Ilmu

Nasihat Tentang Ilmu



1. Agama kamu dapat  hancur dan lenyap disebabkan oleh 4 hal :
a.   Kamu tidak  mau beramal terhadap sesuatu  yang telah kamu ketahui.
b. Kamu  melakukan sesuatu pekerjaan dengan dasar yang tidak kamu ketahui.
c.   Kamu tidak  mau belajar terhadap sesuatu  yang tidak kamu ketahui, bahkan kamu membiarkan dirimu kekal dalam kebodohan
d. Kamu  menghalangi orang lain untuk belajar sesuatu yang tidak mereka ketahui.

2. Dalam mencari ilmu seharusnya
a. Diusahakan diperoleh dengan metode burung gagak, yaitu jika mencari mangsa berangkat  pagi-pagi benar, demikian pula ketika mencari ilmu
b.     Dengan kesabaran unta. Sabar dalam menanggung beban berat yang dialami ketika mencari ilmu
c.     Dengan ker akusan babi hutan. Kerak usan terhadap ilmu, giat belajar
d.    Dengan kecemburuan anjing, dalam menjaga ilmu


 Semoga Bermanfaat..

Rabu, 25 Januari 2017

Rekomendasi Nama Anak Laki – Laki Seri 4

Rekomendasi Nama Anak Laki – Laki Seri 4





AL-MÎM ( ﻢﻴﻤﻟا)

1. Ma`mun  : نْﻮُﻣْﺄَﻣ: Orang yang dipercaya; nama salah seorang khalifah pada masa khilafah ‘Abbasiyyah
2. Mabkhut  : تْﻮُﺨْﺒَﻣ : Yang mempunyai keberuntungan 
3. Mabruk  : كْوُﺮْﺒَﻣ: Orang yang diberkahi
4. Mahbub  : بْﻮُﺒْﺤَﻣ : Yang dicintai dan disenangi manusia 
5. Mahjub  : بْﻮُﺠْﺤَﻣ : Yang tersembunyi; yang tertutup 
6. Mahrus  : سْوُﺮْﺤَﻣ : Yang terjaga; orang yang berumur panjang 
7. Mahfuzh  : ظْﻮُﻔْﺤَﻣ : Terjaga; terpelihara 
8. Mahmud  : دْﻮُﻤْﺤَﻣ: Perikehidupannya terpuji
9. Makhzum  : مْوُﺰْﺨَﻣ : Teratur; tersusun; nama nenek moyang Quraisy 
10. Makhluf  : فْﻮُﻠْﺨَﻣ : Orang diikuti 
11. Marjan  : ن ﺎ َﺟ ْﺮ َﻣ : Butir-butir mutiara;tumpukan-tumpukan batu merah dilaut
12. Marzuq  : قْوُزْﺮَﻣ : Yang memperoleh rizki; bernasab baik 
13. Marwan  : ن ا َو ْﺮ َﻣ: Batu yang keras; nama khalifah Umariyyah
14. Mas`ud  : دْﻮُﻌْﺴَﻣ: Orang yang diberi kebahagiaan oleh Allah; yang beruntung
15. Masyhur  : رْﻮُﻬْﺸَﻣ : Terkenal diantara manusia 
16. Mathar  : ﺮَﻄَﻣ : Hujan
17. Ma`ruf  : فْوُﺮْﻌَﻣ : Yang terkenal; kebaikan; rizki 
18. Ma`in  : ﻦْﻴِﻌَﻣ : Air yang mengalir
19. Maqbul  :  َﻣ لْﻮُﺒْﻘ: Diterima
20. Maqshud  : دْﻮُﺼْﻘَﻣ : Orang yang selalu dikehendaki orang lain 
21. Makky  : ﻰﱢﻜَﻣ : Orang yang menisbatkan dirinya kepada kota Makkah
22. Malih  : ﺢْﻴِﻠَﻣ : Yang bermuka manis
23. Mamduh : حْوُﺪْﻤَﻣ : Orang terpuji 
24. Manna`  : عﺎﱠﻨَﻣ : Kuat; perkasa
25. Mauhub  : بْﻮُهْﻮَﻣ : Yang dianugrahi 
26. Mahdy  : ّي ِﺪ ْﻬ َﻣ : Yang mendapat hidayah
27. Mahib  : ﺐْﻴِﻬَﻣ : Orang yang karismatik; ditakuti atau disegani oleh orang lain
28. Maimun  : نْﻮُﻤْﻴَﻣ: Yang mendapatkan berkah
29. Misy`al  : ﻞَﻌْﺸِﻣ: Sesuatu yang dinyalakan sebagai penerang; bejana tempat api
30. Mifdlal  : ل ﺎ َﻀ ْﻔ ِﻣ: orang yang diutamakan, memiliki kelebihan
31. Miqdad  : د ا َﺪ ْﻘ ِﻣ : Orang yang sering menghadang perbuatan buruk
32. Miqdam  : م ا َﺪ ْﻘ ِﻣ: orang yang berani
33. Mukmin  : ﻦِﻣْﺆُﻣ: Orang yang beriman; yang memeberi keamanan; salah satu asma Allah.
34. Mu`ayyad : ﺪﱠﻳَﺆُﻣ : Yang dikuatkan
35. Mubarak  : كَرﺎَﺒُﻣ: Diberkahi; bermanfaat.
36. Mubasysyir  : ﺮﱢﺸَﺒُﻣ : Yang memberi khabar gembira
37. Mutawakkil  : ﻞﱢآَﻮَﺘُﻣ: Yang mewakili; tunduk dan tawakkal kepada Allah.
38. Mutawally  : ﻰﱢﻟَﻮَﺘُﻣ: Penanggung
39. Mujahid  : ﺪِهﺎَﺠُﻣ: Pejuang; prajurid; orang yang berperang fisabilillah
40. Mujaddid : دﱢﺪَﺠُﻣ: Pembaharu
41. Muhtasib  : ﺐِﺴَﺘْﺤُﻣ : Orang yang beramar ma’ruf nahi munkar; orang  yang mengharap ridla Allah
42. Muhsin  : ﻦِﺴْﺤُﻣ: Orang yang berbuat baik dan tulus
43. Mukhtar  : رﺎَﺘْﺨُﻣ: Orang Pilihan
44. Murad  : داَﺮُﻣ : Kehendak; maksud; nama sultan pada masa khilafah
‘Utsmaniyyah
45. Murtadla  : ﻰَﻀَﺗْﺮُﻣ : Orang yang diridhai Allah dan diridhai manusia 
46. Mursyid  : ﺪِﺷْﺮُﻣ : Pemberi pentunjuk dan peringatan 
47. Muslim  : ﻢِﻠْﺴُﻣ : Orang Islam; yang berserah diri
48. Musyary  : ىِرﺎَﺸُﻣ : Pemetik madu lebah; kaya 
49. Musthafa  : ﻰَﻔَﻄْﺼُﻣ : Pilihan; julukan untuk Nabi Shallallahu Alaihi wa  Sallam
50. Mush`ab  : ﺐَﻌْﺼُﻣ : Unta yang sukar dinaiki; kuda jantan 
51. Muslih  : ﺢِﻠْﺼُﻣ: Orang yang melakukan kebaikan dan perbaikan- (kabaikan dari perusak)
52. Muthlaq  : ﻖَﻠْﻄُﻣ : Tidak terikat
53. Muzhaffar  : ﺮﱠﻔَﻈُﻣ : Yang dapat memenuhi kebutuhannya
54. Mu`adz  : ذﺎَﻌُﻣ : Orang yang terlindungi; nama sahabat (Mu`adz bin jabal)
55. Mu`taz  : ّﺰ َﺘ ْﻌ ُﻣ  : Orang yang membanggakan diri
56. Mu`tashim  : ﻢِﺼَﺘْﻌُﻣ : Orang yang menjaga diri dari perbuatan  maksiat; yang meminta perlindungan kepada Allah
57. Mughits  : ﺚْﻴِﻐُﻣ : Penolong
58. Muflih  : ﺢِﻠْﻔُﻣ : Orang yang beruntung; yang sukses
59. Mufid  : ﺪْﻴِﻔُﻣ : Orang yang memberi manfaat kepada orang lain
60. Mumtaz  : زﺎَﺘْﻤُﻣ: Istimewa; lebih menonjol dari yang lain
61. Munadlil : ﻞِﺿﺎَﻨُﻣ: Pandai melontarkan anak panah; pejuang
62. Munjid  : ﺪِﺠْﻨُﻣ : Penolong; pembantu
63. Mundzir  : رِﺬْﻨُﻣ : Pemberi peringatan
64. Munir  : ﺮْﻴِﻨُﻣ : Bercahaya; berseri-seri
65. Muwaffaq : ﻖﱠﻓَﻮُﻣ : Orang yang mendapat petunjuk
66. Muhajir  : ﺮِﺟﺎَﻬُﻣ: Orang yang meningalkan daerahnya ke daerah lain; orang yang meninggalkan keburukan menuju kebaikan
67. Muhadzdzib  : بﱠﺬَﻬُﻣ: Orang yang memiliki akhlak terpuji
68. Muhannad  : ﺪﱠﻨَﻬُﻣ : Pedang yang terbuat dari besi India
69. Muyassar : ﺮﱠﺴَﻴُﻣ : Orang yang dimudahkan urusannya (oleh Allah)
70. Majid  : ﺪِﺟﺎَﻣ : Orang yang berbudi luhur; yang mulia
71. Mazin  : نِزﺎَﻣ : Wajah yang berseri-seri; telur semut
72. Malik  : ﻚِﻟﺎَﻣ : Yang memiliki/menguasai sesuatu; salah satu-sifat Allah; nama imam madzhab (Imam Malik)
73. Mahir  : ﺮِهﺎَﻣ : Pandai; cetakan; orang yang sungguh-sungguh dalam sesuatu

AN-NÛN ( نﻮﻨﻟا)

1. Nabil  : ﻞْﻴِﺒَﻧ : Terhormat; mulia; orang yang mempunyai kelebihan
2. Nabih  :  ﻪْﻴِﺒَﻧ: Terhormat.
3. Najib  : ﺐْﻴِﺠَﻧ : Mulia; baik keturunannya
4. Nadzir  : ﺮْﻳِﺬَﻧ : Orang yang memberi peringatan
5. Nazih  : ﻪْﻳِﺰَﻧ : Yang menjauhi hal-hal yang tak terpuji
6. Nasib  : ﺐْﻴِﺴَﻧ: Yang mempunyai keturunan yang baik
7. Nashshar  : رﺎﱠﺼَﻧ: Banyak menolong
8. Nashr  : ﺮْﺼَﻧ : Pertolongan; hujan; kemenangan
9. Nashif  : ﻒْﻴِﺼَﻧ: Orang yang adil; separoh
10. Nadhir  : ﺮْﻴِﻀَﻧ : Bagus; indah
11. Na`im  : ﻢْﻴِﻌَﻧ : Orang yang berbahagia; harta; ketenangan; kebahagiaan
12. Nafis  : ﺲْﻴِﻔَﻧ : Berharga; banyak harta; yang menjadi rebutan
13. Naqib  : ﺐْﻴِﻘَﻧ : Ketua, kepala, pemuka suatu kabilah atau lainnya
14. Nawwaf  : فاﱠﻮَﻧ : Tinggi; unggul
15. Naufal  : ﻞَﻓْﻮَﻧ : Pemuda tampan
16. Nibras  : س ا َﺮ ْﺒ ِﻧ: Lampu; singa; pemberani; mata tombak
17. Nu’man  : نﺎَﻤْﻌُﻧ: Orang yang mendapatkan nikmat; nama salah seorang shahabat
18. Nabigh  : ﻎِﺑﺎَﻧ : Orang yang unggul, pintar
19. Najih  : ﺢِﺟﺎَﻧ : Yang dianugrahi taufiq; yang berjalan dengan cepat
20. Najy  : ﻰِﺟﺎَﻧ : Orang yang terbebas dari keberuntungan
21. Nasik  : ﻚِﺳﺎَﻧ : Orang yang zuhud; ahli ibadah; rumput yang hijau
22. Nashih  : ﺢِﺻﺎَﻧ: Orang yang memberi nashihat
23. Nashir  : ﺮِﺻﺎَﻧ : Yang suka menolong orang lain
24. Nadhir  : ﺮِﻇﺎَﻧ: Direktur; pengawas
25. Nazhim  :ﻢِﻇﺎَﻧ : Pengarang puisi; pembaca puisi
26. Nafi`  : ﻊِﻓﺎَﻧ : Yang memberi manfaat; salah satu asma Allah
27. Naqid  : ﺪِﻗﺎَﻧ: Kritikus
28. Nayif  : ﻒِﻳﺎَﻧ : Tinggi

AL-WÂW ( واﻮﻟا)

1. Wajih  : ﻪْﻴِﺟَو : Orang yang mengarahkan; pemimpin kaum; pioner
2. Wahid  : ﺪْﻴِﺣَو : Satu-satunya
3. Wadi`  : ﻊْﻳِدَو : Yang tenang
4. Wadud  : دْوُدَو:Yang penuh kasih sayang; yang dicintai
5. Wazir  : ﺮْﻳِزَو : Menteri; Wakil
6. Wasim  : ﻢْﻴِﺳَو : Yang tampan wajahnya
7. Wadldlah  :  ﺎﱠﺿَو ح : Baik raut wajahnya; putih
8. Wakil  : ﻞْﻴِآَو : Wakil; Pelindung/penanggung jawab
9. Walid  : ﺪْﻴِﻟَو : Bayi; anak kecil
10. Wildan  : ن ا َﺪ ْﻟ ِو : Bentuk jamak dari walad ; anak
11. Watsiq  : ﻖِﺛاَو : Orang yang tentram; yang dipercaya orang lain; yang diserahi masalah dengan yang lain
12. Washil  : ﻞِﺻاَو: Yang berbuat baik kepada kaum kerabat; yang menyambung (sesuatu)
10. Wahib  : ﺐِهاَو : Orang yang memberi

AL-HÂ’ (ءﺎﻬﻟا)

1. Hammam  : مﺎﱠﻤَه : Orang yang mempunyai ambisi yang kuat
2. Hisyam  : م ﺎ َﺸ ِه : Kemuliaan; kedermawanan.
3. Hilal  : ل َﻼ ِه  : Bulan sabit; bayi yang montok; hujan yang turun pertama; ular jantan
4. Humam  : مﺎَﻤُه : Pemberani; besar ambisinya.
5. Ha`il  : ﻞِﺋﺎَه : Yang menakutkan; yang luar biasa.
6. Hajid  : ﺪِﺟﺎَه : Orang bertahajud.
7. Hady   : يِدﺎَه : Yang memberi petuntuk; leher; singa.
8. Hani`  : ﺊِﻧﺎَه : Orang yang berbahagia; pembantu; menyenangkan
9. Hasyim  : ﻢِﺷﺎَه : Pemerah susu yang pintar; gunung yang indah

AL-YÂ’ ( ءﺎﻴﻟا)

1. Yazid  : ﺪْﻳِﺰَﻳ : Lebihan; pertumbuhan; nama salah satu khalifah Bani Umayyah
2. Yassar  : رﺎﱠﺴَﻳ : Orang yang mendapat kelapangan yang banyak
3. Ya`rub  : بُﺮْﻌَﻳ : Orang yang berbicara dengan bahasa Arab
4. Ya`sub  : بْﻮُﺴْﻌَﻳ : Pemimpin kaum; raja lebah  5. Yaqzhan  :  ﺎَﻈْﻘَﻳ ن : Orang yang terjaga; sadar
6. Yaman  : ن ﺎ َﻤ َﻳ : (Atau Yamany) yang menisbatkan kepada Yaman
7. Yasir  : ﺮِﺳﺎَﻳ : Orang yang mendapat kelapangan
8. Yasin  : ﻦْﻴِﺳﺎَﻳ: Salah satu nama Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam

9. Yafi`  : ﻊِﻓﺎَﻳ : Tinggi; terhormat; menginjak remaja


Semoga Bermanfaat.. Barakallah..